Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Pembenahan Internal Jadi Perhatian, Dispora Dorong Cabor Kutim Perkuat Tata Kelola

21 Sep 2026 03:00:01300 Dibaca
No Photo

Pembenahan Internal Jadi Perhatian, Dispora Dorong Cabor Kutim Perkuat Tata Kelola

Kutai Timur – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kabupaten Kutai Timur mendorong seluruh cabang olahraga (cabor) melakukan pembenahan di internal organisasi. Langkah tersebut dinilai diperlukan agar pengelolaan cabor dan proses pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah.

Kepala Dispora Kabupaten Kutai Timur Basuki Isnawan mengatakan, setiap cabor perlu melihat kembali kesiapan organisasinya masing-masing. Perbaikan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat struktur dan pengelolaan internal, tetapi juga mendukung pelaksanaan pembinaan atlet secara lebih optimal.

“Harapan saya, teman-teman Cabor, segera dan segera perbaiki Cabornya masing-masing,” kata Basuki di Gedung KONI Kutim, Senin (21/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda Pembukaan Aplikasi dan Website serta Pelatihan Digitalisasi Atlet Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan pengurus dan pelaku cabang olahraga.

Menurut Basuki, pembenahan pada masing-masing cabor memiliki kaitan dengan upaya membangun ekosistem olahraga yang lebih solid. Organisasi yang dikelola dengan baik diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program, komunikasi, hingga pembinaan atlet secara lebih terarah.

“Untuk kebersamaan dan membangun kita semua supaya olahraga Kutai Timur bisa lebih baik dan lebih maju lagi,” ujarnya.

Ia menilai, kemajuan olahraga tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Pemerintah daerah, KONI, pengurus cabor, pelatih, maupun atlet memiliki peran yang saling berkaitan dalam menjalankan proses pembinaan dan pengembangan prestasi.


Karena itu, pembenahan internal perlu berjalan bersamaan dengan peningkatan komunikasi antarpihak. Basuki berharap masing-masing cabor dapat memperkuat koordinasi agar program yang dijalankan tidak terpisah-pisah dan tetap memiliki arah yang mendukung tujuan olahraga daerah.

“Kita bisa bergandengan tangan yang kuat, kita bisa maju bersama-sama untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Kutai Timur,” jelasnya.

Basuki menekankan, pembenahan organisasi sebaiknya tidak dipandang hanya sebagai kebutuhan administratif masing-masing cabor. Perbaikan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan pola kerja yang lebih solid dalam mendukung pembinaan atlet dan pengembangan prestasi.

Dengan organisasi yang lebih siap, komunikasi yang terjaga, serta kerja sama yang kuat, setiap cabor diharapkan dapat menjalankan perannya secara lebih maksimal. Dispora pun mendorong agar proses pembenahan tersebut dilakukan secara nyata dan tidak berhenti pada rencana.

Pada akhirnya, Basuki mengingatkan bahwa perkembangan olahraga Kutai Timur membutuhkan keterlibatan seluruh unsur. Kekompakan antara pemerintah daerah, KONI, dan cabor menjadi salah satu bagian penting untuk menjaga agar pembinaan dapat terus berjalan dan olahraga daerah bergerak menuju arah yang lebih baik. (ADV)