Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Agusriansyah Ridwan: PPDB Digital Harus Diimbangi dengan Akses Internet yang Memadai

06 Jul 2024 03:00:24461 Dibaca
No Photo

Sangatta - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang kini serba digital online ternyata masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait dengan akses internet yang belum memadai di beberapa wilayah.

Hal ini terutama dirasakan oleh sekolah-sekolah yang berada di perdesaan, yang masih belum terjangkau jaringan internet. Meskipun perguruan tinggi umumnya lebih mampu mengadopsi sistem ini, banyak calon peserta didik yang lebih memilih untuk datang langsung karena ketidakpahaman terhadap proses digital atau hambatan jaringan.

Menanggapi situasi ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Agusriansyah Ridwan, menekankan pentingnya perhatian dan solusi alternatif bagi sekolah-sekolah yang belum bisa menggunakan sistem online sepenuhnya.

“Di era teknologi saat ini, PPDB yang sebelumnya tidak online sekarang harus melalui sistem digital. Namun, tidak semua wilayah mampu menerapkannya secara serentak,” ungkap Agusriansyah saat diwawancarai oleh awak media.

Agusriansyah menyatakan bahwa diperlukan saluran alternatif selain sistem online untuk memastikan semua sekolah dapat melaksanakan PPDB dengan lancar.

“PPDB ini mesti banyak salurannya, mungkin tidak semua wilayah bisa menggunakan online, tetapi bisa menggunakan cara lain,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Agusriansyah berharap bahwa ke depannya semua proses PPDB dapat dilakukan secara online. Menurutnya, hal ini memerlukan peran serta dari dinas terkait, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Dinas Pendidikan, untuk menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

“Kita harus memulai dengan rencana-rencana yang strategis dan mendapatkan dukungan serta bantuan dari semua pihak,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap akreditasi dan peningkatan sarana prasarana pendukung lainnya sangat penting.

“Selain dari akreditasi, juga perlu sarana dan prasarana pendukung lainnya. Apalagi sekarang kita sudah banyak menggunakan sistem online, dan itu mesti kita kejar, ketertinggalan secara informatika dan teknologi,” tandasnya.

Dengan adanya perhatian terhadap masalah akses internet dan penyediaan alternatif solusi, diharapkan semua sekolah, baik di perkotaan maupun perdesaan, dapat mengadopsi sistem PPDB online secara efektif dan merata.

“Hal ini juga sejalan dengan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan akses teknologi di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Timur,” tutupnya.ADV