Sangatta - Agusriansyah Ridwan, anggota DPRD Kutai Timur, menyoroti pentingnya mengatasi hambatan dalam pelayanan pendidikan, terutama terkait akses sinyal dan teknologi.
Agusriansyah mengungkapkan pandangannya bahwa tidak perlu menunggu sinyal atau teknologi yang sempurna untuk memberikan pelayanan pendidikan yang baik.
“Tidak perlu menunggu sinyal atau teknologi bagus, karena kalau menunggu itu otomatis pelayanan yang harus dilakukan bisa terhambat. Olehnya, persoalan tersebut mungkin bisa mencari mekanisme yang memudahkan,” ucap Agusriansyah (13/5/2024).
Menurutnya, solusi bisa ditemukan dengan mencari mekanisme yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kondisi di lapangan, dengan menyesuaikan pendekatan di setiap sekolah.
“Mungkin mekanismenya bisa di sekolah masing-masing,” tambahnya.
Di sisi lain, Agusriansyah juga menyentuh masalah beasiswa yang menjadi perhatian. Ia menyoroti dinamika dalam penentuan penerima beasiswa, di mana masih ada yang layak dan tidak layak.
“Memang mengajukan dan diverifikasi gitu loh. Yang mana layak untuk menerima. Tapi mudahan ke depan sistemnya diperbaiki lagi,” ujarnya.
Agusriansyah juga mengusulkan berbagai metode untuk mengajukan beasiswa, baik secara personal maupun melalui akomodasi di sekolah.
“Menurut saya diversifikasi cara pengajuan beasiswa dapat membantu memastikan bahwa lebih banyak siswa yang layak mendapatkan bantuan pendidikan,” tutupnya.ADV
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru