Jejakdigital.Id, TENGGARONG – Solusi permanen untuk mengurai kemacetan kronis di Tenggarong semakin dekat.
Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan bahwa pembangunan jembatan baru yang akan menggantikan Jembatan Besi yang sudah keropos dan dinilai tidak aman, berjalan sesuai rencana dengan kualitas yang baik.
Pernyataan ini dikeluarkan Yani setelah Komisi terkait melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi proyek. Sidak ini bertujuan mencegah potensi pembangunan mangkrak.
“Sidak itu kami lakukan untuk mencegah pembangunan mangkrak. Setelah kami crosscheck, Alhamdulillah sesuai rencana dan kualitas kerjanya baik,” kata Yani, Selasa (9/9/2025).
Proyek pembangunan jembatan ini ditargetkan rampung pada Desember 2025.
Yani menegaskan DPRD Kukar akan terus mengawal ketat agar pembangunan selesai tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat sebagai pengurai kemacetan utama.
Selain fokus pada fisik jembatan, Ahmad Yani juga menyoroti potensi penataan kawasan pinggir anak Sungai Mahakam. Pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sekitar jembatan, seperti Taman Tanjong dan Taman Kota Raja, didorong menjadi daya tarik wisata lokal.
“Kita harus kembangkan taman-taman ini sebagai ikon wisata lokal yang unggul. Pembangunan fisik harus selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
DPRD Kukar berkomitmen memperjuangkan anggaran yang dibutuhkan untuk menata kawasan sungai, termasuk penanganan permukiman kumuh.
Langkah ini dianggap penting agar revitalisasi infrastruktur kota selaras dengan peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga.
Jembatan baru ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga katalisator pembangunan wajah Tenggarong yang lebih modern dan tertata.
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru