Kutai Timur - Agar kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) semakin baik, Badan Kehormatan (BK) DPRD melaksanakan rapat pembekalan yang menyasar para anggota legislatif Kutim. Mereka mendapatkan berbagai pembekalan dan informasi.
“Tujuan kegiatan ini agar mereka (anggota DPRD Kutim) paham akan tugas, fungsi, kode etik dan kedisiplinan. Dengan begitu kinerja mereka semakin baik. Ini jadi bekal mereka juga saat berkomunikasi dengan publik,” terang Anggota DPRD Komisi D Kutim Syaiful Bakhri.
Menurutnya, para anggota legislatif ini perlu dibekali tata cara berkomunikasi di depan publik, selain belajar kode etik. Karena anggota DPRD sering berkomunikasi dengan masyarakat. Bahkan jadi tempat warga mengadu berbagai permasalahan.
Para peserta pembekalan adalah anggota DPRD Kutim. Namun memang pada pembekalan pertama ini da sejumlah anggota dewan yang tidak dapat hadir. Maka selanjutnya kegiatan akan diselenggarakan kembali agar bisa menyasar lebih banyak anggota.
“Karena belum semua hadir, maka kami akan agendakan lagi. Dengan pembekalan ini kami berharap para anggota dewan bisa berbicara di depan publik dengan lebih baik,” ungkap Syaiful Bakhir.
Para anggota dewan ini juga diberikan pemahaman tugas dan fungsi dewan. Meliputi fungsi pengawasan, penganggaran dan legislasi. Selain itu mereka juga diminta untuk terus memaksimalkan kedisiplinan. Karena memang hal ini kerap jadi sorotan masyarakat.
“Terkait disiplin para anggota DPRD Kutim, selama ini tidak ada masalah ya. Larena ketidakhadiran sejumlah anggota dewan dalam rapat paripurna umumnya disertai dengan izin dan komunikasi,” jelasnya.
Ia melanjutkan, berbagai upaya dilakukan Badan Kehormatan untuk terus meningkatkan kinerja para anggota dewan. Termasuk melakukan pembekalan agar mereka lebih paham akan fungsinya. “Badan Kehormatan DPRD Kutim terus berkomitmen dalam meningkatkan kinerja anggota dewan,” pungkasnya.ADV
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru