Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Bengalon Siapkan Sentra UMKM, Menuju Pusat Ekonomi Kreatif Baru di Kutim

14 Nov 2025 05:00:25316 Dibaca
No Photo

Kutai Timur – Bengalon semakin percaya diri menatap masa depan sebagai pusat ekonomi kreatif baru di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pertumbuhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang begitu pesat menjadi salah satu kekuatan utama yang mendorong perubahan positif dalam sektor perekonomian berbasis masyarakat.


“UMKM kita berkembang cepat, banyak yang sudah menembus pasar provinsi,” ucap Camat Bengalon, Permana Lestari saat diwawancarai.


Dalam dua tahun terakhir, produk unggulan seperti Amplang Bengalon dan Bajabu berhasil memperkenalkan identitas kuliner Bengalon hingga ke level provinsi. Sementara di sisi lain, perkembangan pariwisata Sekerat, Muara Bengalon, dan Tepian Langsat ikut mendorong tumbuhnya UMKM sektor pendukung seperti kuliner pesisir, jasa wisata, hingga kerajinan tangan.


Melihat kemajuan ini, Pemerintah Daerah (Pemda) menyiapkan langkah strategis melalui rencana pembangunan kawasan terpadu UMKM. Fasilitas ini akan menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk unggulan, sekaligus wadah pembinaan usaha yang lebih intensif dan terarah.


“Kalau ada sentra UMKM, pembinaan dan promosi akan lebih terarah,” ujarnya.


Sentra UMKM ini nantinya akan terhubung dengan kegiatan pariwisata daerah sehingga wisatawan dapat dengan mudah mendapatkan buah tangan khas Bengalon. Selain memperkuat pasar produk lokal, konsep ini juga memperpanjang rantai ekonomi dalam aktivitas wisata yang sudah berjalan.


Di sisi lain, pelatihan peningkatan kualitas produk, desain kemasan, pemasaran digital, hingga pendampingan legalitas usaha terus diperkuat oleh pemerintah bersama perusahaan sekitar melalui program (Corporate Social Responsibility) CSR. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pembangunan Bengalon tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga pada kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar modern.


Upaya ini memiliki dampak ganda, yaitu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa dan memperluas lapangan pekerjaan yang akan menahan urbanisasi. Kemandirian ekonomi tidak lagi menjadi wacana, tetapi mulai terlihat dari banyaknya pelaku usaha lokal yang kini memiliki sumber pendapatan stabil.


Dengan dukungan penuh pemerintah, kolaborasi perusahaan, serta kreativitas masyarakat yang terus berkembang, Bengalon menempatkan diri sebagai wilayah yang siap melompat menuju ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Sentra UMKM yang direncanakan menjadi bukti nyata bahwa Bengalon tidak hanya bergerak, tetapi melaju sebagai kekuatan ekonomi baru di Kutim. (ADV/TS)