Portalkaltim.com, Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat implementasi program Desa Hebat, yang menjadi bagian penting dari visi besar daerah, yaitu “Kutim Hebat 2029”. Program ini dirancang untuk mendorong desa-desa di Kutai Timur agar semakin mandiri secara ekonomi, berdaya secara sosial, serta inovatif dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan lokal.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menekankan bahwa desa tidak lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, melainkan sebagai subjek yang mampu menggerakkan perubahan. “Desa bukan lagi objek pembangunan, tapi subjek. Pemerintah hanya memfasilitasi agar potensi lokal tumbuh maksimal,” ujarnya dalam pidatonya, menegaskan peran aktif desa dalam mengembangkan potensi masing-masing.
Melalui program Desa Hebat, desa-desa diberikan keleluasaan untuk mengelola potensi unggulan yang dimiliki. Potensi tersebut bisa berupa sektor pertanian, pariwisata, hingga kriya lokal yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai pelatihan, termasuk digitalisasi administrasi desa, agar proses pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan efisien.
Ardiansyah menambahkan bahwa pemberdayaan desa secara menyeluruh merupakan kunci untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan pembangunan daerah. Ketika desa-desa mampu mengoptimalkan potensi mereka, maka kesejahteraan masyarakat meningkat dan pertumbuhan ekonomi lokal pun semakin kuat.
“Ketika desa kuat, negara pasti hebat. Dan Kutai Timur sedang menuju ke arah itu,” pungkas Bupati, menegaskan optimisme Pemkab Kutim dalam mewujudkan visi Kutim Hebat 2029 melalui pemberdayaan desa secara menyeluruh dan berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu menjadikan desa-desa di Kutai Timur tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan penggerak pembangunan lokal yang mampu membawa daerah ke arah kemajuan yang nyata (ADV/TS).
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru