Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Dinsos Kutim Perketat Verifikasi Warga Pendatang untuk Pastikan Data Kemiskinan Lebih Akurat

16 Nov 2025 01:00:00334 Dibaca
No Photo

Kutai Timur - Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam memperbaiki kualitas data kemiskinan terus dilakukan melalui proses verifikasi dan pemeriksaan lapangan yang lebih ketat. Dinas Sosial Kutim menilai bahwa ketidaktepatan data selama ini banyak dipengaruhi oleh pencampuran identitas antara warga asli dan pendatang baru yang belum sepenuhnya terdata secara benar.


Kondisi tersebut kerap menyebabkan bantuan sosial tidak tepat sasaran dan memunculkan klaim kemiskinan yang tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.


Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, menyoroti khusus permasalahan masuknya warga pendatang baru dalam daftar penerima bantuan, padahal mereka belum lama tinggal di daerah tersebut.


“Banyak temuan menunjukkan bahwa penerima baru justru berasal dari warga pendatang, sehingga memengaruhi akurasi data dan menimbulkan kesan seolah banyak warga lokal yang masuk kategori miskin,” jelas Ernata.


Untuk memastikan data lebih valid, Dinsos Kutim menekankan pentingnya pemeriksaan langsung di lapangan agar pemerintah memiliki gambaran nyata tentang kondisi ekonomi calon penerima.


“Ketika dilakukan pengecekan pada tahun 2023, dari laporan kemiskinan ekstrem sebanyak 5.400 jiwa, ternyata sebagian besar berada dalam kondisi ekonomi yang cukup stabil,” ungkapnya.


Ernata menambahkan bahwa pengawasan berlapis sangat dibutuhkan agar bantuan sosial tidak jatuh ke tangan yang salah.


“Dengan pengawasan yang lebih menyeluruh, kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada warga yang berhak serta meminimalkan potensi penyimpangan,” tegasnya.


Dinsos Kutim berharap langkah ini dapat meningkatkan efektivitas program pengentasan kemiskinan serta membangun kepercayaan publik terhadap sistem pendataan kesejahteraan sosial yang lebih transparan dan akurat.(ADV)