Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Disnaker Kutim Terus Jalankan Pelatihan Meski dengan Keterbatasan

14 Nov 2025 04:00:13321 Dibaca
No Photo

Kutai Timur – Di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan infrastruktur, semangat untuk membangun sumber daya manusia di Kutai Timur tetap menyala. Balai Latihan Kerja (BLK) hadir sebagai tempat strategis bagi masyarakat untuk belajar, berlatih, dan mengasah kemampuan demi masa depan yang lebih baik.


Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutai Timur, Roma Malau, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama meskipun fasilitas yang dimiliki masih terbatas. “Program ini sudah berjalan meski masih terbatas oleh infrastruktur. Namun, pelayanan tetap diupayakan maksimal bagi masyarakat Kutai Timur,” ujarnya, menegaskan dedikasi pemerintah daerah untuk tetap memberikan layanan terbaik bagi warga.


Roma menambahkan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana bukanlah alasan untuk menghentikan upaya pemberdayaan masyarakat. Justru kondisi tersebut menjadi pemicu lahirnya inovasi dan dedikasi yang lebih besar agar masyarakat tetap memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan mereka. Melalui berbagai program pelatihan, BLK berperan sebagai wadah bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat, sekaligus memperkuat kapasitas diri dalam menghadapi tantangan kehidupan.


Disnaker Kutim terus berkomitmen menjadikan BLK sebagai titik awal perubahan dan pemberdayaan masyarakat. Tempat ini tidak hanya memberikan pendidikan dan pelatihan teknis, tetapi juga menjadi ruang di mana peserta dapat membangun karakter, disiplin, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang dinamis. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, BLK diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat Kutai Timur untuk memperoleh peluang kerja, meningkatkan produktivitas, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.


Melalui langkah-langkah strategis dan perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia, Kutai Timur menegaskan bahwa meskipun tantangan infrastruktur masih ada, semangat untuk mencetak generasi yang kompeten dan mandiri tidak akan pernah padam (SH/ADV).