Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Dispora Sediakan Ruang Latihan di Stadion Kudungga untuk Anak Muda Sangatta

21 Sep 2026 10:00:35298 Dibaca
No Photo

Dispora Sediakan Ruang Latihan di Stadion Kudungga untuk Anak Muda Sangatta

Kutai Timur – Aktivitas balap liar yang melibatkan anak muda di Sangatta mendapat perhatian dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kabupaten Kutai Timur. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menyediakan Stadion Utama Kudungga sebagai ruang latihan bagi anak muda yang memiliki minat terhadap aktivitas balap.

Kepala Dispora Kabupaten Kutai Timur, Basuki Isnawan, mengatakan penyediaan fasilitas tersebut merupakan salah satu upaya untuk memberikan ruang beraktivitas yang lebih terarah. Menurutnya, penanganan balap liar tidak cukup hanya dilakukan melalui larangan, tetapi juga perlu disertai dengan alternatif kegiatan dan tempat yang dapat dimanfaatkan.

“Di sini banyak anak-anak yang balap-balap liar itu latihan, ini salah satu upaya saya bagaimana membantu pihak kepolisian mengurangi balap liar yang ada di Sangatta,” ujar Basuki, Senin (21/9/2026).

Stadion Kudungga dibuka pada Sabtu dan Minggu sebagai tempat latihan. Waktu pemanfaatan fasilitas ditetapkan mulai pukul 15.00 hingga 18.00. Dengan adanya jadwal tersebut, kegiatan anak muda dapat berlangsung pada waktu dan lokasi yang telah ditentukan.

“Saya buka Sabtu sampai Minggu, saya minta kepada warga masyarakat jangan diganggu, biarkan mereka latihan,” jelasnya.

Basuki menegaskan bahwa penggunaan stadion tetap berada dalam pengawasan. Dispora bersama Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bontang turut memantau aktivitas yang berlangsung untuk memastikan pemanfaatan fasilitas tetap berjalan sesuai ketentuan.

“Tapi dalam pengawasan saya dan pengawasan Satlantas Polres Bontang,” katanya.

Menurut Basuki, pemberian ruang menjadi bagian dari pendekatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi aktivitas balap liar. Anak muda tidak hanya diminta menghentikan kegiatan tersebut, tetapi juga diberikan pilihan tempat untuk menyalurkan minat dan kemampuan mereka.

“Daripada dilarang, kamu jangan balap liar, tapi enggak kasih solusi, saya kasih solusi, kamu jangan balap liar, mainnya di stadion,” ujarnya.

Selain untuk kegiatan latihan, Stadion Kudungga tetap dibuka bagi masyarakat yang ingin berolahraga. Basuki mengatakan fasilitas olahraga seharusnya dapat digunakan oleh berbagai kelompok usia, khususnya untuk kegiatan olahraga yang bersifat umum.

“Kalau untuk olahraga bebas, semua orang boleh berolahraga, jangan sampai orang yang tua-tua enggak boleh berolahraga,” kata Basuki.

Menurutnya, pengembangan olahraga tidak hanya berkaitan dengan atlet yang mengikuti pertandingan. Masyarakat juga perlu mendapatkan kesempatan untuk menggunakan fasilitas olahraga sebagai ruang aktivitas fisik dan rekreasi.

Melalui pemanfaatan Stadion Kudungga tersebut, Dispora berharap anak muda di Sangatta memiliki ruang yang lebih aman dan terarah untuk beraktivitas. Pada saat yang sama, pengawasan tetap dilakukan agar kegiatan berlangsung tertib dan fasilitas dapat digunakan oleh masyarakat secara bersama-sama. (SH/ADV)