Share ke media
Advetorial Kutai Kartanegara

DPRD Kukar Ancam Tolak Hasil Seleksi Jika Ada Nepotisme

26 Sep 2025 04:00:31333 Dibaca
No Photo

Jejakdigital.Id, Tenggarong – Proses seleksi Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di sektor Kelistrikan dan Energi, yakni PT Kutai Kartanegara Energi (PT KSDE), menjadi sorotan utama legislatif.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, dengan tegas memperingatkan agar figur yang terpilih adalah sosok yang profesional dan memiliki integritas tinggi, bukan karena kedekatan atau faktor nepotisme.

Yani menekankan, BUMD yang bergerak di sektor strategis seperti energi harus dikelola oleh ahli yang kompeten.

“BUMD itu bergerak pada sektor kelistrikan dan energi. Kita harus pastikan yang mengelola unit usaha itu memiliki profesionalisme yang tinggi. Figur yang dibutuhkan tidak boleh orang sembarangan,” kata Ahmad Yani di DPRD Kukar, Kamis (25/9/2025).

Untuk menjamin kualitas dan profesionalisme, Yani mendesak Pemkab agar mekanisme seleksi dilakukan secara transparan dan terbuka, bahkan hingga tingkat nasional atau internasional.

“Untuk mencari figur yang profesional, harus dilakukan dengan fit and proper test,” tegasnya.

Yani bahkan memberikan peringatan keras terkait kewenangan DPRD dalam proses ini. Sesuai peraturan perundang-undangan, penunjukan Direktur BUMD memerlukan persetujuan legislatif.

“Untuk menjadikan Direktur dan memang layak, harus ada pendapat dan disetujui oleh DPRD. Kalau tidak ada persetujuan itu, maka akan kami tolak,” desaknya.

DPRD Kukar ingin memastikan penyeleksian Direktur BUMD berjalan tanpa adanya praktik nepotisme. Yani membuka pintu bagi siapapun yang memiliki kemampuan manajerial tinggi untuk mendaftar, tanpa memandang latar belakang.

“Siapa pun yang mampu untuk mengelola BUMD itu, silakan mengikuti seleksi secara terbuka tanpa memandang apapun. Tentu, jika ada yang lebih baik, orang daerah (lokal) akan diprioritaskan,” ujarnya.

Harapannya, Direktur terpilih nantinya dapat mengelola seluruh unit usaha PT KSDE secara optimal sehingga BUMD ini benar-benar memberikan manfaat nyata dan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kukar.