Share ke media
Advetorial Kutai Kartanegara

DPRD Kukar Desak Pemprov Kaltim Sharing Pembiayaan, Tegaskan Budaya Sebagai Identitas Regional

22 Sep 2025 05:00:17322 Dibaca
No Photo

Jejakdigital.Id, TENGGARONG — Pesta adat terbesar di Kalimantan Timur, Erau Adat Kutai, harus naik kelas dan menjadi tanggung jawab bersama.

Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, secara terbuka melobi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk berkolaborasi dalam pembiayaan pelaksanaan Erau, memastikan pesta budaya ini dapat digelar lebih megah dan mendunia.

Ahmad Yani menegaskan bahwa Erau bukan sekadar agenda lokal Kukar, melainkan identitas kebudayaan inti bagi seluruh Provinsi Kaltim. Oleh karena itu, dukungan dana dari Pemprov menjadi logis dan esensial.

“Erau Adat Kutai ini sebenarnya bagian tak terpisahkan dari identitas daerah Kaltim. Kami berharap bisa terjalin kolaborasi antara Pemkab Kukar dan Pemprov Kaltim untuk sharing pembiayaan pelaksanaannya,” kata Yani, Minggu (21/9/2025).

Menurut Yani, dengan adanya dukungan pembiayaan bersama, pelaksanaan Erau dipastikan dapat ditingkatkan kualitasnya. Anggaran yang lebih besar memungkinkan pelibatan lebih banyak komunitas seni dan budaya, serta penyelenggaraan Expo yang lebih luas, sehingga semakin meriah dan menarik wisatawan.

Ia optimistis, Erau memiliki daya tarik luar biasa. Sambutan positif dari Menteri Pariwisata dan Gubernur Kaltim membuktikan bahwa Budaya Erau telah diakui secara nasional dan siap menjadi cultural branding Kaltim.

“Pesta Adat Erau ini memang menjadi kebanggaan kita semua. Dengan sharing biaya, kita bisa pastikan pelaksanaan Erau Adat Kutai menjadi lebih meriah dan budayanya tetap eksis, tidak terkikis oleh perkembangan zaman,” tegasnya.

Selain dukungan dari Pemprov, DPRD Kukar juga mendorong Pemkab untuk memaksimalkan partisipasi internal. Yani berharap pemerintah daerah dapat mendorong seluruh kecamatan hingga desa untuk terlibat aktif dalam memeriahkan Pesta Erau Adat Kutai.