Kutai Timur - Masdari Kidang, anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), meminta pemerintah daerah untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di daerah tersebut.
Menurutnya, sebelum membangun fasilitas yang dianggap kurang mendesak, pemerintah harus memprioritaskan jalan penghubung, listrik, dan air bersih.
Jangan membangun hal-hal yang kurang penting, seperti jalan penghubung, listrik, dan air. Menurut Masdari Kidang, Kamis (14/11), ada banyak gapura yang sudah berdiri tegak, tetapi jalannya masih becek dan rusak.
Masdari juga menekankan pembangunan yang dianggap tidak menghemat anggaran, seperti gazebo di sekitar kantor pemerintahan dan rumah jabatan bupati. Menurutnya, area tersebut harus bersih dan tidak digunakan untuk kegiatan sosial yang tidak mendesak.
Kenapa gazebo dibangun di sekitar kantor bupati? Jelasnya, “Itu kan harusnya steril, tidak boleh ada orang duduk-duduk di situ.”
Masdari juga mengkritik pemugaran berulang taman di Bukit Pelangi. Taman Venus, yang terletak di dekat kantor DPRD, adalah salah satu contohnya.
Ia berduka atas anggaran yang terus-menerus digunakan untuk membangun dan mengubah area taman yang kondisinya masih baik.
Taman Venus di sebelah kantor DPRD harus dibangun gazebo dan tidak diubah sering-sering. Yang ada harus dirawat, bukan dibongkar. Menurutnya, anggaran yang lebih besar masih diperlukan untuk pembangunan infrastruktur yang lebih penting, seperti jalan.
DPRD Kutim berharap pemerintah daerah dapat menggunakan anggaran dengan lebih berhati-hati dengan memprioritaskan pembangunan yang diperlukan oleh masyarakat umum.
DPRD berpendapat bahwa infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, dan listrik harus menjadi prioritas utama dalam rencana pembangunan ke depan.ADV
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru