Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Empat Skema Transmigrasi Didorong, Termasuk Program Beasiswa bagi Anak Transmigran

21 Nov 2025 03:00:57322 Dibaca
No Photo

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) terus mendorong penerapan prinsip-prinsip transmigrasi modern yang selaras dengan arah kebijakan nasional.


Program transmigrasi kini tidak hanya berorientasi pada pemukiman penduduk, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.


Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Timur Roma Malau menjelaskan bahwa sesuai dengan prinsip yang diatur dalam Peraturan Presiden Prabowo, saat ini terdapat empat model transmigrasi yang menjadi fokus utama pelaksanaan program di lapangan.


“Sesuai dengan prinsip Peraturan Presiden Prabowo transmigrasi memiliki beberapa yaitu transmigrasi Tuntas Lokal Patriot dan Karya Nusa,” ujar Roma Malau.


Ia menyebutkan bahwa keempat model tersebut memiliki karakteristik dan tujuan berbeda. Transmigrasi Tuntas menekankan penyelesaian kawasan yang telah berjalan, Transmigrasi Lokal mengutamakan pemberdayaan penduduk setempat, Transmigrasi Patriot melibatkan generasi muda berpendidikan, sedangkan Transmigrasi Karya Nusa diarahkan pada peningkatan produktivitas dan kemandirian wilayah.


Roma juga menambahkan bahwa pemerintah menyediakan program beasiswa khusus bagi anak-anak yang tinggal di kawasan transmigrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesempatan pendidikan bagi generasi penerus.


“Selain itu tersedia juga program beasiswa dari Kementerian Transmigrasi bagi putra-putri yang tinggal di kawasan transmigrasi bersama orang tuanya,” jelasnya.


Menurut Roma, dengan adanya program ini diharapkan anak-anak transmigran dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga mampu kembali dan berkontribusi dalam pembangunan daerahnya sendiri.


Ia menegaskan bahwa penerapan empat model transmigrasi dan dukungan beasiswa ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk menjadikan transmigrasi sebagai instrumen strategis, dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kutai Timur. (SH/ADV)