Sangatta - Faizal Rachman, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kutai Timur (Kutim), menyoroti perlunya perencanaan yang matang dari pemerintah daerah dalam pelaksanaan program pembangunan, khususnya program Multi Years Contract (MYC) yang diharapkan dapat menuntaskan ketertinggalan pembangunan.
“Alasan mereka (pemerintah) keterbatasan waktu, tapi ini (program) yang mengajukan kan mereka,” tegas Faizal Rachman.
Menurut Faizal, sebelum mengajukan program pembangunan seperti MYC, pemerintah daerah harus sudah mempersiapkan segala sesuatu dengan matang.
Jika pelaksanaannya tidak berjalan dengan baik, itu berarti perencanaan mereka dari awal memang kurang matang.
“Sebelum mengajukan, pemerintah daerah harusnya sudah matang dalam menyiapkan segala sesuatunya. Kalau dalam pelaksanaannya tidak berjalan dengan baik, berarti sejak awal perencanaan mereka memang tidak matang,” tambahnya.
Faizal Rachman juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek pembangunan.
“Kita harapkan risiko kegagalan itu bisa diminimalisir dan meningkatkan efektivitas serta efisiensi penggunaan dana publik untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan masyarakat,” pungkasnya.ADV
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru