Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Fraksi Nasdem DPRD Kutim Soroti Pengelolaan APBD 2025 untuk Pembangunan Infrastruktur dan Pemerataan Pembangunan

25 Nov 2024 03:00:29801 Dibaca
No Photo

Kutai Timur - Penekanan dari Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kutai Timur (Kutim), Kajan Lahang, terkait urgensi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang optimal dan terukur.


Prioritas utama difokuskan pada pengembangan infrastruktur, penguatan perekonomian lokal, serta pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil.


“Anggaran ini dirancang untuk memastikan semua fungsi pemerintahan berjalan optimal sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan,” ungkap Kajan.


Fraksi Nasdem menegaskan bahwa setiap pembagian anggaran harus mencerminkan kebutuhan penting masyarakat. Pengeluaran untuk investasi menjadi perhatian utama, dengan penekanan pada pembangunan infrastruktur yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi perekonomian daerah.


“Belanja modal harus digunakan secara efektif untuk membangun infrastruktur yang dapat menjadi tulang punggung kemajuan daerah,” tegasnya.


Tidak hanya itu, Fraksi Nasdem mendukung pengalokasian sebesar Rp15 miliar untuk penyertaan modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai langkah strategis untuk memperkuat perekonomian lokal. Namun, Kajan mengingatkan agar pengelolaan dana tersebut dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan hasil investasi yang optimal.


Anggaran belanja transfer untuk desa dan kecamatan juga mendapat perhatian Fraksi Nasdem. Kajan menekankan pentingnya distribusi yang adil dan merata agar pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga dapat mencakup seluruh wilayah Kutim.


“Prinsip pemerataan harus diterapkan, sehingga semua wilayah, baik perkotaan maupun desa, dapat merasakan dampak positif dari anggaran ini,” kata Kajan.


Di sisi lain, Fraksi Nasdem memberikan apresiasi terhadap pengalokasian anggaran untuk belanja tidak terduga yang disiapkan bagi kebutuhan mendesak seperti bencana alam. Meskipun jumlahnya terbatas, dana ini tetap dianggap krusial sebagai langkah pencegahan yang dapat dipertanggungjawabkan.


Kajan mengakhiri pandangan Fraksi Nasdem dengan menekankan pentingnya keterbukaan dan tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran.


“Kami berharap APBD 2025 mampu memenuhi kebutuhan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kutim secara nyata,” tutupnya.ADV