Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Hepni Armasyah Sebut Proyek Gagal Masjid Attaubah dan Pasar Modern Sangatta Selatan Karena Absennya Progres Lapangan

31 May 2024 07:00:39490 Dibaca
No Photo

Sangatta - Hepni Armasyah, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kutai Timur (Kutim), menyoroti kegagalan proyek-proyek strategis seperti Masjid Attauba dan Pasar Modern Sangatta Selatan yang menyedot anggaran sebesar Rp65 miliar.


Meskipun penyebab pasti kegagalan masih belum terungkap, Hepni menyimpulkan bahwa tidak adanya progres yang terlihat di lapangan telah menyebabkan proyek-proyek tersebut gagal.


“Kalau tidak ada kegiatan padahal sudah setahun berjalan kan sudah pasti gagal. Karena itu, ujung-ujungnya anggaran kedua proyek bernilai Rp65 miliar itu jadi silpa,” ujar Hepni.


Menurut Hepni, sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD, Pansus LKPJ melakukan tinjauan terhadap proyek-proyek tahun jamak untuk memastikan bahwa proyek-proyek tersebut sesuai dengan target yang ditetapkan dan dapat diselesaikan tepat waktu.


“Proyek-proyek strategis seperti Masjid Attauba dan Pasar Modern Sangatta Selatan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga kegagalan dalam pelaksanaannya menjadi perhatian serius,” tegasnya.


Untuk mengungkap penyebab kegagalan proyek yang lebih mendalam, Pansus LKPJ akan berkoordinasi dengan Komisi DPRD yang menangani proyek-proyek tersebut.


“Langkah ini diambil untuk melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap masalah-masalah yang mungkin muncul dan untuk menemukan solusi yang tepat guna memastikan agar proyek-proyek tersebut dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien,” pungkasnya.ADV