Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Hepnie Tekankan Pentingnya Kepatuhan terhadap Skema MOU dalam Program MYC

20 May 2024 05:00:33422 Dibaca
No Photo

Sangatta - Anggota DPRD Kutim, Hepnie, menegaskan pentingnya serapan anggaran program Multi Years Contract (MYC) sesuai dengan skema Memorandum Of Understanding (MOU) yang telah ditandatangani di awal.


Menurut Hepnie, skema MYC telah dibuat dan ditandatangani di awal MOU sebagai dokumen resmi.


“Jadi karena MYC itu kita bikin skemanya ditandatangani di awal MOU, itu tahun 2023 Rp 40 miliar, kemudian tahun 2024 Rp 10 miliar, ya udah Rp 10 miliar saja kamu bisa serap. Tahun 2023 ternyata hanya terserap Rp 10 miliar sedangkan diketahui ada Rp 30 miliar, maka begitu pun yang akan didapatkannya,” terangnya.


Ia menjelaskan bahwa jika serapan anggaran MYC tidak sesuai dengan skema yang telah ditetapkan dalam MOU, hal tersebut tidak dapat dilakukan lagi.


“Sebab, harus berkesesuaian dengan skema MOU sebagai dokumen resmi dan tidak bisa lagi dialihkan,” tambahnya.


Hepnie menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam pengelolaan anggaran sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati.


“Dengan demikian, diharapkan program-progam MYC dapat berjalan dengan efisien dan efektif, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Kutai Timur,” tutupnya.ADV