Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Jimmi Meminta PL Ditambah Karena Proyek MYC Akan Silpa Rp414 Miliar

05 Nov 2024 02:00:55803 Dibaca
No Photo

Kutai Timur - Jimmi, ketua DPRD Kutai Timur, berharap potensi daerah dapat dioptimalkan untuk pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, meskipun sektor ini memiliki prospek yang luar biasa, pengelolaannya harus dilakukan dengan hati-hati, terutama untuk mengatasi tantangan yang akan datang.


Jimmi menyatakan, “Kita berharap daerah ini menjadi surga pembangunan terbaik di masa depan. Ke depan, tambang dengan potensi besar harus dibatasi, dan ekspor tidak akan ada lagi di tahun 2040. Jadi, kita harus bersiap.”


Ia menekankan bahwa pemerintah harus menerapkan kebijakan yang mendukung usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.


Salah satu usulannya adalah meningkatkan jumlah penunjukan langsung (PL) untuk pelaku usaha kecil di bidang jasa konstruksi.

Dia menjelaskan, “Kalau saya sederhana, kita perbanyak PL kepada usaha kecil dan menengah. Buat lebih banyak paket penunjukan langsung untuk membantu serapan anggaran.”


Jimmi juga mengatakan bahwa pola ini akan mengurangi persaingan ketat antar perusahaan konstruksi di daerah, yang sering dianggap tidak merata.


Dia berkata, “Kami memberikan kesempatan kepada semua pelaku kecil dan menengah.”


Jimmi berharap dengan meningkatkan alokasi PL akan mengurangi kemungkinan sisa perhitungan anggaran tambahan (Silpa) pada proyek MYC, yang diperkirakan mencapai Rp414 miliar. (SH/ADV)