Sangatta - Abdi Firdaus, yang merupakan Anggota Komisi C DPRD Kutim, memilih untuk kembali ke akar profesi kontraktornya sambil tetap mempertahankan semangat dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja.
Sebelum terjun ke dunia politik, Abdi telah lama aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, mengabdikan waktu dan energinya untuk berbagai bidang yang membutuhkan perhatian.
“Jauh sebelum menjadi anggota dewan, saya sudah aktif di kemasyarakatan karena banyak bidang yang perlu kami lanjutkan, meskipun jalurnya berbeda,” ungkap Abdi.
Sebagai seorang kontraktor di perusahaan swasta, Politisi Demokrat itu memiliki keinginan yang kuat untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, khususnya tenaga kerja.
Langkah konkret yang pernah dilakukannya adalah dengan memasukkan 2478 tenaga kerja lokal di Bengalon untuk bekerja di dunia pertambangan.
“Walaupun saya telah menjadi anggota DPRD, saya akan tetap aktif bekerja, terutama ketika melihat adanya masalah seperti pengangguran di daerah pemilihan saya. Saya percaya bahwa tidak harus menjadi anggota dewan untuk berbuat sesuatu,” tegasnya.
Abdi menegaskan bahwa kesetiaan pada profesi kontraktor tidak akan mengurangi komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Kita akan terus bergerak dan bertindak saat ada masalah yang membutuhkan perhatian, termasuk dalam mengatasi pengangguran dan memperjuangkan hak-hak tenaga kerja,” tandasnya.ADV
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru