Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Keterlambatan Pekerjaan Fisik Dikeluhkan oleh Wakil Ketua DPRD Kutim

28 May 2024 09:00:10431 Dibaca
No Photo

Sangatta - Wakil Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Arfan, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keterlambatan dimulainya pekerjaan fisik oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, yang hingga bulan Mei belum menunjukkan tanda-tanda dimulainya proyek, meskipun anggaran telah tersedia.


Arfan menyatakan bahwa telah berkoordinasi dengan PUPR untuk menanyakan penyebab keterlambatan tersebut. Namun, pihak PUPR mengaku masih menunggu “pergeseran” yang belum jelas definisinya.


“Saya sudah tanya PUPR, mengapa belum ada pekerjaan dimulai. Ternyata, ada judul, ‘menunggu pergeseran’. Pergeseran apa? Kami juga tidak tahu,” ungkap Arfan.


Meskipun Pokir DPRD telah diusulkan dan dipastikan tidak ada pergeseran anggaran, Arfan mendesak PUPR untuk segera memulai pekerjaan pada bulan Mei ini.


Dia menyoroti potensi keterlambatan progres pembangunan jika situasi ini berlanjut.


Arfan berharap agar PUPR dapat segera mengatasi hambatan yang ada dan memulai pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah disusun.


“Dengan kondisi seperti sekarang ini, hampir pasti ada keterlambatan progres pembangunan tahun ini. Untuk itu, dia berharap segera dimulai pekerjaan itu. Kalau pekerjaan dimulai Mei ini, diharapkan, pada bulan September atau Oktober sudah masuk perubahan, pekerjaan masih tepat waktu,” jelas Arfan.ADV