Share ke media
Advetorial Kutai Kartanegara

Ketua DPRD Desak Prioritas Pedagang Lama, Tegaskan Pasar Modern Kukar Bebas dari Lapak Basah

10 Sep 2025 07:00:43334 Dibaca
No Photo

Jejakdigital.Id, TENGGARONG – Proyek pembangunan Pasar Tangga Arung yang mengusung konsep modern menyerupai mal ditargetkan rampung pada Desember 2025.

Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan bahwa di balik kemegahan fasilitas baru tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) wajib mengakomodasi dan memprioritaskan para pedagang yang sebelumnya menempati kios lama.

“Para pedagang sebelumnya harus diberikan prioritas untuk dapat menempati kios yang baru,” kata Yani, Rabu (10/9/2025).

Pasar Tangga Arung baru ini dirancang sebagai ruang publik yang lengkap, dilengkapi Ruang Terbuka Hijau (RTH), masjid, hingga area kuliner, menjadikannya pusat aktivitas baru warga Tenggarong.

Yani menilai, polemik yang mungkin timbul terkait penataan lapak hanyalah masalah teknis. Ia menjamin bahwa Pemkab akan mengakomodasi semua pedagang lama, namun penempatan akan ditata sesuai pendataan yang sudah dilakukan.

“Ini bukan hanya pasar modern, tapi ruang publik yang fasilitasnya lengkap. Semua para pedagang pasti mendapatkan lapak,” tambahnya.

Ahmad Yani menegaskan konsep Pasar Tangga Arung yang baru adalah pasar kering. Dengan standar fasilitas sekelas mal, produk-produk basah seperti ikan dan sayur-sayuran akan dipusatkan di Pasar Gerbang Raja Mangkurawang.

“Pasar baru itu konsepnya seperti mal, jadi tidak ada pasar basahnya,” tegasnya.

Ia memastikan Pasar Tangga Arung akan fokus pada produk non-basah dan aktivitas leisure.