Sangatta - Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Joni, secara optimis menyatakan keyakinannya terhadap kelancaran proyek Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kutim yang saat ini sedang direncanakan.
Pernyataan ini disampaikan saat ia menyaksikan peletakan batu pertama proyek tersebut, yang juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting seperti Bupati Kutim, H Ardiansyah Sulaiman, Kapolres Kutim, AKBP Ronni Bonic, Dandim 0909/KTM, Ginanjar Wahyutomo, serta Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim, Suparjan, dan lainnya.
Joni menegaskan bahwa keyakinannya didasarkan pada dua faktor utama, yaitu pengalaman PDAM dalam menangani masalah air dan komitmen untuk mengatur proses produksi dan distribusi dengan baik.
“Pengalaman PDAM dalam menangani masalah air sangatlah penting dalam memastikan kelancaran proyek ini. Kami yakin bahwa mereka memiliki keahlian dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan proyek ini dengan sukses,” ungkap Joni dengan penuh keyakinan.
Menurut Joni, PDAM telah terbukti mampu mengelola sumber daya air dan infrastruktur terkait secara efisien di masa lalu. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat untuk menjalankan proyek PDAM baru ini.
Selain itu, Joni juga menekankan pentingnya mengatur proses produksi dan distribusi air dengan baik agar proyek ini bisa berkelanjutan.
“Kami akan memastikan bahwa setiap tahapan dalam produksi dan distribusi air akan diatur sedemikian rupa agar proyek ini tidak hanya berjalan lancar dalam jangka pendek, tetapi juga dapat berkelanjutan dalam jangka panjang,” jelas Joni.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan komitmen kuat dari PDAM, Joni berharap proyek PDAM Tirta Tuah Benua Kutim dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kutai Timur dan meningkatkan akses terhadap air bersih secara merata di seluruh wilayah.ADV
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru