Kutai Timur - Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, memastikan bahwa Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) yang berasal dari aspirasi masyarakat tidak hilang, meski belum sepenuhnya terealisasi oleh pemerintah daerah.
Ia menyebut hal ini sebagai pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan, terutama terkait usulan yang menyangkut infrastruktur dan pemukiman.
“Bahasanya bukan hilang, tetapi kemampuan pemerintah dalam melakukan realisasi. Ada yang terealisasi dan ada yang tidak. Itu jadi PR besar, terutama di PU (Pekerjaan Umum) dan Perkim (Perumahan dan Permukiman),” ujar Jimmi belum lama ini.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, DPRD berencana memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan instansi terkait guna meminta penjelasan terkait hambatan yang menghalangi implementasi usulan prioritas.
“Kita akan panggil TAPD untuk menjelaskan kendalanya. Kebanyakan usulan adalah pembangunan infrastruktur. Kita ingin tahu apa penyebab utamanya, dan apakah sudah ada solusi konkret,” tegas Jimmi.
Ia menambahkan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui Pokir dapat bermanfaat bagi warga.
“Ini bukan hanya soal usulan, tetapi juga soal tanggung jawab kita kepada masyarakat yang menitipkan harapan mereka kepada Dewan,” tuturnya.
Jimmi juga mendukung langkah mantan anggota DPRD, Abdi Firdaus, yang berencana melaporkan TAPD ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika terbukti ada dugaan hilangnya usulan Pokir DPRD.
“Itu opsi bagus. Jika langkah tersebut formal dan sesuai aturan, kita dukung sepenuhnya sebagai pembelajaran bagi semua pihak. Aspirasi masyarakat harus dihormati,” ujar Jimmi.
Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah, sehingga aspirasi masyarakat tidak lagi diabaikan.
“Kami akan terus mengawasi dan memastikan pemerintah bertanggung jawab dalam merealisasikan program-program yang sudah diusulkan. Ini demi kesejahteraan masyarakat Kutim,” pungkas Jimmi.ADV
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru