Sangatta - Hepnie Armansyah, Ketua Komisi B DPRD Kutai Timur, menegaskan bahwa perjalanan dinas berkualitas harus menjadi fokus utama bagi pihak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Dia menyatakan bahwa sementara tahun lalu perjalanan dinas mungkin masih wajar dalam segi kuantitas, tahun ini saatnya untuk memprioritaskan perjalanan dinas yang memberikan manfaat nyata.
“Yang bisa menyusun perjalanan dinas berkualitas itu adalah pihak SKPD. Bagi DPRD, tahun lalu perjalanan dinas yang banyak mungkin masih wajar, namun tahun ini kami akan lebih memperhatikan aspek kualitasnya,” ungkap Hepnie.
Dia juga mencatat berbagai modus perjalanan dinas yang dilakukan oleh berbagai SKPD, seperti bimbingan teknik, pelatihan, rapat, dan kegiatan lain yang sering dilakukan di luar daerah seperti Samarinda, Balikpapan, dan kota lainnya.
Menurut Hepnie, kegiatan semacam itu masih dapat dimaklumi jika memang fasilitas di Kutai Timur tidak memadai.
Misalnya, jika kapasitas hotel tidak mencukupi atau narasumber berada di luar daerah. Namun, ia menekankan bahwa perjalanan dinas tidak boleh dijadikan sebagai sumber pendapatan.
“Jangan perjalanan dinas ini dijadikan sumber pendapatan,” tegasnya.
Dengan pengawasan yang lebih ketat terhadap perjalanan dinas, diharapkan penggunaan anggaran untuk kegiatan tersebut dapat lebih efisien dan efektif, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur.ADV
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru