Share ke media
Advetorial Kutai Kartanegara

Legislator Kukar Minta Jangan Bergantung Dengan Pekerja Luar Daerah

05 Sep 2025 07:00:41326 Dibaca
No Photo

Jejakdigital., TENGGARONG - Kehadiran perusahaan-perusahaan besar di Kutai Kartanegara (Kukar) harus diimbangi dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.

 Anggota Komisi I DPRD Kukar, M Hidayat, menegaskan bahwa pemuda Kukar wajib memiliki kompetensi tinggi agar mampu bersaing dan tidak tergantikan oleh tenaga kerja dari luar daerah.

Hidayat mengakui adanya masalah klasik: tenaga kerja lokal kerap tidak siap, sehingga perusahaan terpaksa merekrut dari luar.

“Kami ingin perusahaan hadir dan dapat memanfaatkan tenaga lokal, yang kita tahu tenaga kerjanya banyak diambil dari luar karena masyarakat kita tidak siap. Makanya perlu ada pelatihan dan peningkatan kapasitas,” kata M Hidayat, Jumat (5/9/2025).

Merespons masalah kesiapan ini, DPRD Kukar telah mendorong program pelatihan berbasis kompetensi melalui pokok-pokok pikiran (pokir), bekerja sama dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker).

Program ini mencakup bidang-bidang yang sangat dibutuhkan industri, seperti Security, Welder (pengelas), Scaffolding (perancah), Rigger (pengikat beban), Operator Alat Berat dan Teknisi hingga Informatik.

“Ini penting agar tenaga kerja lokal para pemuda kita punya skill yang jelas ketika melamar kerja,” ujarnya.

Hidayat memberikan contoh nyata bahwa pemuda Kukar memiliki potensi besar. Ia menunjuk kasus di salah satu perusahaan sektor migas di Muara Badak, di mana sekitar 80 persen tenaga kerjanya diisi oleh warga lokal setelah mereka mendapatkan pelatihan intensif, bahkan hingga ke Australia.

“Ini bukti kalau tenaga kerja kita di Kukar juga mampu bersaing, asalkan diberikan kesempatan melalui pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan kemampuan mereka,” ucapnya.

DPRD Kukar berkomitmen penuh agar program pelatihan Pokir ini terus berlanjut, menjadikan tenaga kerja lokal sebagai prioritas utama dalam setiap rekrutmen perusahaan.