Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Leni Susilawati: Regulasi Bunga Harus Ramah UMKM, Dukungan Modal Usaha UMKM di Kutai Timur Perlu Dievaluasi

24 Nov 2024 03:00:52877 Dibaca
No Photo

Kutai Timur—Leni Susilawati Anggraini, Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Kutai Timur, menekankan kesulitan yang dihadapi oleh pelaku UMKM dalam mendapatkan modal usaha yang cukup.


Menurutnya, meskipun para pelaku UMKM telah menerima pelatihan dan pembinaan, mereka masih menghadapi kendala dalam mengembangkan bisnis mereka karena mereka kekurangan modal.


Dia menyatakan bahwa modal usaha ini membutuhkan regulasi yang jelas, terutama yang berkaitan dengan persyaratan dan bunga yang sesuai untuk UMKM.


Lena menjelaskan bahwa saat ini banyak usaha kecil dan menengah (UMKM) yang ingin mengajukan pinjaman melalui BPR, tetapi mereka menghadapi persyaratan yang berat dan suku bunga yang tidak adil.


Selain itu, ia menekankan pentingnya melakukan evaluasi terhadap prosedur yang ada untuk membuat akses pinjaman bagi UMKM lebih mudah dan murah.


“Kami di DPR perlu mengevaluasi persyaratan yang memberatkan dan mendukung adanya regulasi dengan bunga rendah,” katanya.

Leni menjelaskan bahwa pemerintah harus bekerja sama dengan pihak ketiga, seperti perbankan, untuk memberikan pinjaman kepada UMKM dengan bunga yang lebih rendah.


Menurutnya, “Kita harus berbicara dengan pihak ketiga selaku pemilik modal agar kita bisa menyusun regulasi yang tidak melanggar aturan tetapi tetap berpihak pada UMKM.” Dia juga menambahkan bahwa regulasi yang terbatas membuat penerapan bunga 0% sulit.


Leni berharap pemerintah dan lembaga keuangan bekerja sama untuk membuat regulasi yang ramah bagi usaha kecil dan menengah (UMKM). Ini akan memungkinkan pengembangan usaha kecil di Kutai Timur berjalan lebih baik dan meningkatkan ekonomi masyarakat. (SH/ADV)