Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Lonjakan Fantastis APBD Kutai Timur, Transformasi Infrastruktur dengan Nilai Proyek Miliaran Rupiah

13 Jun 2024 10:00:31493 Dibaca
No Photo

Sangatta - Faizal Rachman, salah satu anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), memperlihatkan keheranan terhadap lonjakan yang fantastis dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutim dalam dua tahun terakhir.


Meskipun APBD pada tahun 2023 mencapai puncaknya dengan angka mencengangkan Rp 9,7 triliun, namun pada tahun 2024 tetap tercatat dalam kisaran yang fantastis, yakni Rp 9,1 triliun.


“Perubahan ini ternyata tidak hanya sekadar angka, namun juga mencerminkan transformasi signifikan dalam fokus pembangunan, terutama di sektor infrastruktur,” terangnya.


Faizal mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Kutim telah mengajukan sebanyak 22 proyek tahun jamak kepada DPRD, dengan harapan mengejar ketertinggalan infrastruktur yang telah lama menjadi sorotan.


Kunjungan kerja Faizal ke Kota Batam bersama tim panitia Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kutim membuka cakrawala baru mengenai proyek infrastruktur di Kutim.


“Di sana, kita mengungkapkan kepada DPRD Kota Batam tentang alokasi multi years contract (MYC) sebesar 22 Paket, yang nilainya mencapai angka yang menggetarkan, yaitu Rp 1,3 triliun,” bebernya.


Ia menyebut DPRD Kota Batam terkejut dan menggarisbawahi keberanian Kutim dalam mengejar pembangunan infrastruktur dengan skala dan nilai proyek yang luar biasa.


Komentar dari pihak Kota Batam, yang menyebut bahwa proyek sebesar Rp 200 miliar saja memerlukan waktu 3 tahun untuk diselesaikan, menegaskan kompleksitas dan ambisi pembangunan yang dihadapi oleh Kutim.


Lonjakan fantastis dalam APBD Kutai Timur memperlihatkan transformasi yang signifikan dalam upaya pembangunan infrastruktur.


“Namun, tantangan dalam penyelesaian proyek-proyek yang telah diajukan menjadi titik perhatian penting dalam perjalanan menuju pembangunan yang berkelanjutan dan efisien di Kabupaten Kutai Timur,” tutupnya.ADV