Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Masyarakat mempertanyakan anggaran proyek MYC; Faizal Rachman memberikan rincian singkatnya

11 Nov 2024 03:00:39830 Dibaca
No Photo

Kutai Timur—Fokus kembali tertuju pada anggaran Proyek Multi-Tahun Kontrak (MYC), yang mencakup pembangunan pelabuhan, jembatan, dan jalan di Kutai Timur. Disepakati pada 2022 dengan anggaran Rp1,3 triliun, proyek ini direncanakan selesai dalam dua tahun, yaitu pada tahun 2023 dan 2024, selama masa jabatan Bupati.


Menurut Faizal Rachman, anggota DPRD Kutai Timur, persetujuan untuk pembagian anggaran proyek tersebut dibuat agar tidak melebihi masa jabatan Bupati.


Faizal mengatakan, “Pengerjaan dibagi dua tahun, dan pemerintah yakin proyek akan selesai sesuai target pada 2023.”


Namun, laporan menunjukkan bahwa dana yang dialokasikan pada tahun 2023 tidak sepenuhnya terserap. Sebesar Rp414 miliar dari total anggaran MYC dicatat sebagai sisa.


Menurutnya, sisa anggaran 2023 sebesar Rp414 miliar memang dialokasikan, tetapi tidak terserap.


Faizal menyatakan bahwa dana sebesar Rp70 miliar telah disiapkan untuk pembangunan pelabuhan pada tahun 2023. Selanjutnya, kontrak MYC ditandatangani oleh kontraktor dan pemerintah.


Faizal menjelaskan, “Untuk pelabuhan dianggarkan 70 miliar pada tahun 2023, dengan tambahan 50 miliar pada tahun 2024, sehingga totalnya 120 miliar.”


Faizal berharap proyek MYC dapat rampung sesuai jadwal dan tidak terlambat dengan dana yang tersisa dan komitmen pemerintah. (SH/ADV)