Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Reses Yusri Yusuf di Rantau Pulung dan Teluk Pandan Berfokus pada Infrastruktur, Pendidikan, dan Pemberdayaan UMKM

14 Nov 2024 04:00:03850 Dibaca
No Photo

Kutai Timur - Agenda reses kali ini akan berfokus pada dua wilayah di Daerah Pemilihan (Dapil) II: Desa Suka Rahmat di Teluk Pandan dan SP1 di Rantau Pulung. Ini akan dibahas oleh Yusri Yusuf, anggota DPRD Kutai Timur.


Tujuan dari reses ini, yang akan berlangsung dari 15 hingga 18 November 2024, adalah untuk mendengarkan langsung keluhan dan harapan masyarakat setempat, terutama yang berkaitan dengan masalah yang mendesak di bidang pendidikan dan infrastruktur.


Yusri mengatakan bahwa dua bidang utama yang akan menjadi perhatian selama liburan ini adalah infrastruktur jalan dan akses transportasi, serta peningkatan layanan pendidikan.


Banyak desa di Dapil II masih menghadapi masalah yang signifikan karena akses jalan yang rusak dan ketersediaan transportasi yang terbatas.

Akses transportasi adalah salah satu keluhan utama yang saya terima. Adanya kendaraan jemputan sekolah disarankan oleh penduduk Teluk Pandan. Anak-anak sekolah sekarang sering menumpang kendaraan orang lain, yang menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan mereka. Saat diwawancarai di ruang kerjanya pada hari Kamis, 14 November 2024, Yusri Yusuf menyatakan bahwa masalah ini harus segera ditangani.


Selain itu, Yusri menekankan bahwa akses listrik dan air bersih masih menjadi masalah besar di beberapa daerah di Kecamatan Bengalon, seperti di Tepian Langsat dan Hambur Batu. Sekitar 300 rumah di daerah tersebut belum memiliki listrik, dan mereka masih membutuhkan bantuan embung dari pemerintah untuk mendapatkan air bersih.


Karena kekurangan listrik, banyak rumah masih harus menggunakan genset untuk penerangan, dan warga masih bergantung pada embung untuk air bersih. Ini tentunya menjadi masalah serius yang harus diselesaikan segera, katanya.


Yusri juga berharap pemerintah kabupaten dan kementrian ekonomi kreatif bekerja sama untuk mendukung UMKM tingkat desa.


sehingga pemberdayaan ekonomi lokal dapat berjalan lebih efisien, dia berpendapat bahwa desa-desa harus dapat mengakses program pengembangan ekonomi kreatif yang ada.


“Kami berharap agar program kementerian ekonomi kreatif yang tidak hanya terpusat di kota kota besar. kami ingin agar ada sinergi dengan pemerintahan kabupaten untuk membawa program-program tersebut ke desa. Pemberdayaan UMKM harus menjadi salah satu prioritas untuk menggerakkan perekonomian lokal,” ujar yusri.


Dengan reses ini, Yusri berharap dapat merangkum berbagai masalah dan usulan yang ada di masyarakat untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program-program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kutai Timur.


“Kegiatan ini penting untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Kami ingin memastikan aspirasi warga dapat terakomodir dengan baik dan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Yusri Yusuf.ADV