Jejakdigital.Id, Tenggarong – Sektor pendidikan di Kutai Kartanegara (Kukar) memasuki kondisi darurat sarana dan prasarana.
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Muhammad Idham, secara terbuka mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar segera menjadikan pemenuhan fasilitas sekolah sebagai prioritas utama dalam perencanaan anggaran tahun depan.
Desakan ini disampaikan Idham setelah Komisi IV berulang kali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan menemukan fakta mencengangkan: masih banyak sekolah yang berada dalam kondisi tidak layak dan kekurangan ruang kelas baru (RKB).
“Kita sudah sering melakukan Sidak ke sekolah-sekolah, dan kondisinya memang perlu mendapat perhatian serius pemerintah. Hasil Sidak tersebut secara resmi juga sudah kami sampaikan ke Disdikbud Kukar,” kata Muhammad Idham, politikus PKS dari Dapil 2 (Tenggarong Seberang, Muara Kaman, dan Sebulu), Sabtu (27/9/2025) di Hotel Grand Elty Tenggarong.
Idham menegaskan, Komisi IV yang membidangi masalah pendidikan akan mengawal ketat agar kebutuhan sarana prasarana sekolah di Kukar, termasuk di wilayah Muara Kaman, Sebulu, dan Tenggarong Seberang, dapat dipenuhi secara menyeluruh.
Menurutnya, pembangunan RKB adalah investasi masa depan yang tidak bisa ditunda. Ia meminta Pemkab untuk menyusun rencana jangka menengah yang ambisius.
“Kondisi sekarang ini banyak sekolah-sekolah dengan gedung yang tidak layak. Diharapkan, dalam lima tahun ke depan seluruh ruang kelas baru bisa dibangun secara menyeluruh,” paparnya, menetapkan target pembangunan yang tegas.
Politikus PKS ini berharap, temuan krusial di lapangan ini segera direspon cepat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar. Ia memastikan bahwa data hasil Sidak Komisi IV adalah valid dan harus menjadi dasar perencanaan pembangunan.
“Mudah-mudahan pemerintah cepat menanggapi dari hasil-hasil kita ke lapangan itu. Pemenuhan RKB adalah kunci untuk meningkatkan mutu pendidikan Kukar,” tutupnya.
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru