Jejakdigital.Id, TENGGARONG — Komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam pemerataan akses dan kualitas pendidikan di wilayah pedalaman terus dibuktikan.
Anggota DPRD Kukar dari Dapil VI, Sri Muryani, secara gencar memperjuangkan peningkatan status dua sekolah swasta di Kecamatan Kembang Janggut menjadi sekolah negeri.
Dua sekolah yang menjadi fokus perjuangan ini adalah satu SMP di Desa Muai dan satu lagi SMP di Genting Tanah.
Peningkatan status ini dinilai krusial agar kedua institusi tersebut dapat menerima bantuan pembangunan dan infrastruktur secara optimal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.
“Kita harus terus perjuangkan dua sekolah swasta yang ada di Kembang Janggut bisa menjadi negeri. Tujuannya jelas: agar sekolah mudah mendapatkan bantuan dari pemerintah,” tegas Sri Muryani, Rabu (3/9/2025).
Menurut Sri Muryani, jika status sekolah sudah berubah menjadi negeri, Pemkab Kukar akan lebih mudah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan, seperti kebutuhan rehabilitasi gedung atau penambahan Ruang Kelas Baru (RKB).
Hal ini sejalan dengan visi Pemkab Kukar dalam memperkuat fasilitas pendidikan di seluruh pelosok daerah.
“Jika sudah menjadi sekolah negeri, maka Pemkab Kukar bisa langsung membantu pembangunan sekolah, misalnya jika butuh rehab atau tambahan ruang kelas baru. Ini adalah langkah strategis untuk menjamin kualitas pendidikan anak-anak kita di Kembang Janggut,” jelasnya.
Meski perjuangan legislatif berjalan mulus, kendala yang dihadapi saat ini adalah aspek administrasi, yaitu kejelasan status lahan sekolah yang masih tercatat milik perorangan atau yayasan.
Sri Muryani telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar. Prinsip utama untuk proses pengubahan status ini adalah legalitas dan kejelasan status lahan.
“Kita sudah koordinasikan ke Disdikbud, dan prinsipnya status lahan harus jelas. Kami di DPRD menunggu kepastian dari pihak sekolah untuk segera memperjelas status lahannya.
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru