Kutai Timur - Penegakkan ketertiban umum di Kutai Timur masih dianggap kurang maksimal. Banyak hal perlu dibenahi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kutim agar penegakkan ketertiban umum ini bisa berjalan dengan baik.
Ini disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kutim, Yan. Ia menyebutkan, dari sisi jalan saja, ada masyarakat yang terganggu dengan bus yang berhenti di sembarang tempat. Juga trotoar yang dijadikan tempat parkir dan pedagang kaki lima yang berjualan di jalan.
“Tentu saja hal ini harus dipertegas. Pastilah itu mengganggu. Kami dari DPRD bantu mengawasi penegakan oleh Satpol PP ke depan demi ketertiban. Walaupun mungkin hanya beberapa persen, kami mau melihat progres ya,” tutur Yan.
Penegakan tersebut dapat dimaksimalkan apabila peraturan daerah mengenai ketentraman masyarakat dan ketertiban umum nantinya disahkan. Ini kemudian yang jadi dasar penegakan aturan di Kutim.
Yan mengatakan, penegakan yang dianggap kurang maksimal ini juga disebabkan oleh kurangnya personel Satpol-PP Kutim. Jumlah yang terbatas tentunya akan sulit untuk menjangkau seluruh kawasan di kabupaten yang memiliki 18 kecamatan ini.
“Jangan hanya aparat ada di Sangatta saja. Kalau seperti itu jelas tidak efektif. Makanya dari perda ini kami berharap mereka (Satpol-PP) mulai berbenah. Tambahkan personilnya dan maksimalkan kegiatan untuk menjaga ketentraman masyarakat dan ketertiban umum,” harapnya.
Kendati sebenarnya peraturan daerah mengenai ketertiban umum sudah ada. Namun menurutnya perlu diperbarui. “Kami berharap Satpol PP benar-benar berkomitmen terhadap pasal yang nantinya dituangkan. Karena selama ini saya melihat Satpol PP masih ragu-ragu dalam penegakan,” ujarnya.
Hal ini lantaran Perda yang ada dianggap tidak cukup kuat. Oleh karena itu, dengan perda yang baru nantinya harusnya Satpol PP bisa lebih tegas menindak pelanggaran. “Jangan terus pesimis. Sedikit demi sedikit melangkah. Buat dulu aturannya, kita awasi mereka (Satpol-PP) dalam pelaksanaan aturan,” tandasnya.ADV
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru