Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Bupati Kutim Harap Ada Sinergi Kementerian Perkuat Program Pertanian

16 Sep 2026 09:00:37303 Dibaca
No Photo

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan sektor pertanian melalui dukungan lintas kementerian.

Upaya tersebut dilakukan dengan menyiapkan informasi mengenai potensi lahan pertanian yang dapat menjadi bahan pemerintah dalam mengusulkan program dan kebijakan sesuai kebutuhan daerah.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan pemerintah daerah perlu menyampaikan data potensi lahan secara cepat agar peluang dukungan pemerintah pusat dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kita berharap ada kebijakan baru dari dua atau tiga kementerian untuk mendukung pengembangan pertanian di Kutai Timur,” kata Ardiansyah di Kutai Timur, beberapa hari lalu.

Menurut Ardiansyah, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Kutim menindaklanjuti program pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian.

Ia menilai informasi mengenai kondisi dan potensi lahan menjadi unsur penting dalam membangun komunikasi dengan pemerintah pusat. Data yang disampaikan daerah dapat memberikan gambaran mengenai kebutuhan pengembangan pertanian di lapangan.

Dikatakannya bahwa koordinasi lintas kementerian juga dapat membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan dukungan kebijakan yang lebih sesuai dengan potensi pertanian Kutim.

Pemkab Kutim terus mendorong perangkat daerah terkait menyiapkan informasi mengenai lahan yang telah dimanfaatkan maupun kawasan yang berpeluang dikembangkan untuk kegiatan pertanian.

Ardiansyah menekankan data tersebut harus disampaikan secara terarah agar dapat menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan program pemerintah. Dengan demikian, potensi pertanian daerah dapat terhubung dengan agenda pembangunan pemerintah pusat.

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat perencanaan, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan potensi lahan secara lebih terukur sesuai kebijakan nasional.

“Informasi potensi lahan harus segera disampaikan agar dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam menentukan dukungan program pertanian,” tukasnya. (YS/ADV)

Terkini