Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Bupati Kutim Incar Potensi Cokelat di Kutai Timur

13 Oct 2026 08:00:38304 Dibaca
No Photo

Kutai Timur - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mendorong pemetaan potensi tanaman cokelat sebagai bagian dari penguatan basis data komoditas pertanian daerah.


Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan kawasan yang telah berkembang sebagai sentra tanaman cokelat dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan pertanian.


Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan pengembangan tanaman cokelat di sejumlah wilayah perlu masuk dalam inventarisasi potensi pertanian agar pemerintah memiliki gambaran mengenai komoditas yang telah diusahakan masyarakat.


“Tanaman cokelat yang sudah banyak dikembangkan masyarakat perlu masuk dalam inventarisasi potensi pertanian,” kata Ardiansyah di Kutim, beberapa hari lalu.


Menurut Ardiansyah, pengembangan tanaman cokelat telah terlihat di sejumlah wilayah Kutim. Beberapa di antaranya berada di Kecamatan Teluk Pandan, Danau Redan, dan Suka Rahmat. Selain itu, potensi serupa juga perlu diperhatikan di Kecamatan Karangan dan Kaubun.


Pendataan tersebut dinilai penting untuk mengetahui wilayah yang memiliki aktivitas budidaya cokelat sekaligus melihat peluang pengembangannya ke depan.


Pemerintah daerah dapat menggunakan informasi tersebut sebagai bahan dalam menyusun arah kebijakan dan program pertanian yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.


Ardiansyah meminta perangkat daerah terkait tidak hanya berfokus pada lahan yang telah menjadi kawasan pertanian utama, tetapi turut memperhatikan komoditas yang berkembang dari aktivitas masyarakat.


“Dengan demikian, potensi pertanian daerah dapat dipetakan secara lebih lengkap,” tambahnya.


Inventarisasi juga diharapkan memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengembangkan komoditas pertanian yang memiliki potensi di masing-masing wilayah.


“Teluk Pandan, Danau Redan, Suka Rahmat, Karangan, dan Kaubun perlu diperhatikan sebagai wilayah yang memiliki potensi pengembangan tanaman cokelat,” ujar Ardiansyah. (YS/ADV)

Terkini