Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mendorong percepatan inventarisasi lahan yang berpotensi dikembangkan menjadi sawah sebagai bagian dari penguatan perencanaan sektor pangan.
Pendataan tersebut tidak hanya menyasar lahan yang saat ini sudah menjadi persawahan, tetapi juga kawasan yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi lahan sawah baru.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman meminta Dinas Pertanian segera melakukan pendataan agar pemerintah memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai potensi pengembangan persawahan.
“Dinas Pertanian harus segera mendata sawah yang sudah ada dan lahan yang berpotensi dikembangkan menjadi sawah,” kata Ardiansyah di Kutai Timur, beberapa hari lalu.
Menurut Ardiansyah, inventarisasi menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi dan potensi lahan sebelum pemerintah menentukan arah pengembangan lebih lanjut.
Data tersebut juga diperlukan agar pemerintah dapat membedakan lahan yang telah produktif dengan kawasan yang masih membutuhkan pengembangan untuk mendukung sektor pertanian.
Ardiansyah mengatakan hasil inventarisasi nantinya dapat disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai bahan pembahasan kebijakan pengembangan pertanian.
Dikatakannya bahwa pemerintah daerah berharap terdapat dukungan lintas kementerian untuk membuka peluang kebijakan baru yang dapat memperkuat pengembangan lahan pertanian di daerah.
Koordinasi tersebut dinilai penting karena pengembangan kawasan persawahan membutuhkan perencanaan berdasarkan kondisi lahan serta potensi yang tersedia.
Pemkab Kutim juga ingin memastikan potensi lahan yang dimiliki masyarakat tidak terlewat dalam proses perencanaan pembangunan pertanian.
Dengan data yang lebih lengkap, pemerintah daerah memiliki dasar untuk menyampaikan kebutuhan dan potensi daerah dalam pembahasan program bersama pemerintah pusat.
“Data lahan yang sudah menjadi sawah dan yang masih berpotensi dikembangkan perlu segera disampaikan agar dapat menjadi bahan kebijakan pemerintah,” tukasnya. (YS/ADV)
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru