Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Kebutuhan Kontingen Porprov Kutim Dikebut, Dispora Soroti Sepatu hingga Alat Tanding

21 Sep 2026 02:00:56303 Dibaca
No Photo

Kutai Timur – Persiapan kontingen Kabupaten Kutai Timur menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) masih menyisakan sejumlah pekerjaan teknis. Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kutim meminta seluruh pihak yang terlibat, termasuk cabang olahraga (cabor), memperkuat koordinasi agar kebutuhan atlet dapat diselesaikan sebelum pertandingan berlangsung.

Kepala Dispora Kabupaten Kutai Timur Basuki Isnawan menyoroti kelengkapan perlengkapan atlet yang hingga kini masih belum seluruhnya tuntas. Menurutnya, kebutuhan dasar seperti pakaian dan sepatu seharusnya sudah dapat dipastikan ukurannya karena waktu pelaksanaan Porprov terus mendekat.

“Satu contoh, kita sudah mau Porprov, saya hanya mohon, bagaimana ukuran sepatunya, bagaimana ukuran bajunya, itu juga belum selesai-selesai,” kata Basuki di Gedung KONI Kutim, Senin (21/9/2026).

Ia menilai penyelesaian perlengkapan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari persiapan kontingen. Kesesuaian ukuran pakaian maupun sepatu perlu dipastikan sejak awal agar atlet dapat menggunakan perlengkapan yang sesuai ketika menjalani pertandingan.

Basuki mengingatkan, persiapan kontingen tidak hanya berbicara mengenai latihan dan kesiapan fisik atlet. Berbagai kebutuhan pendukung juga harus dituntaskan secara bersamaan agar tidak muncul persoalan teknis ketika waktu keberangkatan maupun pertandingan semakin dekat.

Karena itu, ia meminta komunikasi antara pihak terkait dan masing-masing cabor diperkuat. Penyampaian kebutuhan secara jelas dan penyelesaian secara tepat waktu dinilai akan membantu memperlancar seluruh tahapan persiapan.

“Bagaimana kita mau selesai dengan baik, tolonglah kerja samanya yang baik,” ujarnya.

Selain perlengkapan pakaian dan sepatu, Basuki memberikan perhatian khusus terhadap alat tanding. Peralatan tersebut menjadi kebutuhan utama bagi atlet untuk menjalani pertandingan sesuai dengan karakteristik dan ketentuan masing-masing cabang olahraga.

“Tolonglah kerja samanya yang baik, terutama alat tanding,” tegasnya.

Menurut Basuki, kebutuhan perlengkapan seharusnya tidak dibiarkan hingga mendekati pelaksanaan pertandingan. Apabila terdapat kebutuhan yang belum tersedia atau masih memerlukan penyesuaian, cabor diharapkan segera menyampaikannya agar dapat dicarikan penyelesaian.

Ia juga menekankan pentingnya peran bersama dalam memastikan kesiapan kontingen. Dispora tidak ingin persoalan teknis yang sebenarnya dapat diselesaikan sejak awal justru menjadi kendala ketika seluruh perhatian seharusnya sudah diarahkan pada kesiapan atlet menghadapi kompetisi.

Dengan koordinasi yang lebih intensif antara Dispora, KONI, dan cabor, berbagai kebutuhan kontingen diharapkan dapat segera dituntaskan. Penyelesaian perlengkapan, termasuk pakaian, sepatu, dan alat tanding, menjadi bagian dari upaya memastikan atlet Kutai Timur dapat menjalani persiapan Porprov secara lebih tertata. (ADV)

Terkini