Share ke media
Advetorial Kutai Kartanegara

Lahan 3 Hektare Disiapkan untuk Dukung Gudang Bulog Kutim

02 Oct 2026 05:00:17304 Dibaca
No Photo

Kutai Timur - Ketersediaan lahan menjadi salah satu kebutuhan penting dalam rencana penguatan fasilitas penyimpanan pangan di Kutai Timur (Kutim). Pemerintah daerah menyiapkan lahan sekitar tiga hektare yang diarahkan untuk mendukung pembangunan gudang Bulog.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kutim, Dyah Ratnaningrum, mengatakan kesiapan lahan menjadi bagian penting agar fasilitas penyimpanan dapat dibangun sesuai kebutuhan daerah. Keberadaan gudang diharapkan mendukung pengelolaan hasil pertanian, terutama ketika produksi meningkat.


Menurutnya, penguatan fasilitas penyimpanan berkaitan langsung dengan kemampuan daerah dalam menangani hasil panen. Produksi pertanian yang meningkat membutuhkan dukungan sarana di bagian hilir agar hasil yang telah diproduksi petani dapat ditangani secara lebih optimal.


“Tempat yang sebenarnya hampir mirip dengan pertanian. Jadi kalau pertanian itu di hulunya, nah harus ada yang menangani di hilirnya,” ujar Dyah.


Ia menjelaskan, keberadaan fasilitas hilir menjadi penting karena hasil produksi dari sektor pertanian tidak berhenti pada kegiatan budidaya. Setelah panen, gabah maupun komoditas pertanian lainnya tetap membutuhkan tempat dan proses penanganan yang memadai.


“Kalau hilirnya tidak dikerjakan, hulunya ini akan berhenti,” ungkapnya.


Karena itu, penyediaan lahan untuk fasilitas penyimpanan dipandang sebagai bagian dari upaya membangun keterhubungan antara produksi pertanian dengan penanganan hasil panen. Dengan dukungan fasilitas tersebut, hasil produksi petani diharapkan dapat ditampung dan dikelola sesuai kebutuhan.


Penguatan sarana penyimpanan juga menjadi bagian dari pengembangan ketahanan pangan daerah. Pemerintah daerah tidak hanya perlu meningkatkan produksi di tingkat petani, tetapi juga memastikan hasil produksi memiliki dukungan fasilitas setelah panen.


Dyah menegaskan, pengembangan sektor pangan perlu dilakukan secara berkelanjutan dari hulu hingga hilir. Ketersediaan lahan dan fasilitas penyimpanan menjadi salah satu unsur yang perlu dipersiapkan sejalan dengan peningkatan produksi pertanian di Kutim. (ADV/IR)

Terkini