Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Lintasan Lari hingga Gedung Olahraga Dibuka untuk Publik, Kutim Perluas Fungsi Kawasan Sport Center

05 Oct 2026 06:00:55309 Dibaca
No Photo

Kutai Timur – Kawasan olahraga di Kabupaten Kutai Timur terus dikembangkan tidak hanya sebagai tempat pertandingan, tetapi juga sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas. Sejumlah fasilitas yang telah tersedia mulai digunakan, sementara pembangunan sarana baru terus dilakukan untuk menambah pilihan kegiatan di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kabupaten Kutai Timur Basuki Isnawan mengatakan, berbagai fasilitas olahraga di kawasan tersebut saat ini telah saling terkoneksi dan dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat maupun organisasi.

Menurutnya, keberadaan stadion serta sejumlah fasilitas pendukung membuat kawasan olahraga memiliki fungsi yang lebih luas. Fasilitas seperti gedung bulu tangkis, lapangan bola voli, gedung biliar hingga kolam renang yang sedang dibangun dapat menjadi bagian dari aktivitas olahraga maupun kegiatan masyarakat.

“Lihat stadion yang begitu bagus di kabupaten, semua kawasan ini sudah terkoneksi dan sudah digunakan dengan secara baik,” kata Basuki.

Ia menyebut, kawasan olahraga juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan nonpertandingan. Sekolah maupun organisasi dapat menggunakan area yang tersedia untuk berbagai kegiatan selama pemanfaatannya sesuai dengan fasilitas dan ketentuan yang berlaku.

“Adik-adik sekolah bisa menggunakan untuk tempat camping, kemah dan sebagainya, ini lagi persiapan ada PGRI juga mau ada kegiatan,” ujarnya.

Menurut Basuki, pembangunan kolam renang yang tengah berlangsung juga akan menambah variasi aktivitas di kawasan tersebut. Kehadiran fasilitas baru diharapkan membuat kawasan olahraga semakin aktif digunakan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kutai Timur.

“Mudah-mudahan ini bisa memberikan efek yang luar biasa, kita sudah punya tempat yang betul-betul sangat representatif,” jelasnya.

Selain fasilitas untuk cabang olahraga tertentu, Basuki secara khusus mengajak masyarakat memanfaatkan lintasan lari yang tersedia di kawasan olahraga. Fasilitas tersebut dapat digunakan masyarakat tanpa dipungut biaya selama mengikuti waktu operasional yang telah ditetapkan.

“Kalau mau lari, kita betul-betul silakan lari, kita punya lintasan lari yang cukup bagus berstandar internasional,” katanya.

Lintasan tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WITA. Masyarakat dapat menggunakan fasilitas tersebut untuk berolahraga secara bebas tanpa harus membayar biaya penggunaan lintasan.

“Kita buka dari jam 06.00 pagi sampai jam 06.00 sore, siapa pun yang mau lari juga akan lari, gunakan tempat ini, semuanya free, tidak bayar lari,” tandasnya.

Basuki berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Menurutnya, kawasan olahraga yang aktif digunakan akan memberikan manfaat lebih besar, baik untuk mendukung kebiasaan berolahraga maupun menjadi ruang berkegiatan bagi masyarakat dan organisasi.

Dengan semakin beragamnya fasilitas yang tersedia, kawasan olahraga Kutai Timur diarahkan menjadi ruang yang tidak hanya mendukung pembinaan atlet, tetapi juga terbuka untuk aktivitas masyarakat. Pengembangan fasilitas dan pemanfaatan secara aktif diharapkan dapat membuat kawasan tersebut semakin hidup dan memberikan manfaat bagi berbagai kalangan. (SH/ADV)

Terkini