Kutai Timur – Pengembangan kegiatan kepemudaan dan olahraga di Kabupaten Kutai Timur tidak hanya diarahkan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kutim mulai memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di wilayah kecamatan.
Kepala Dispora Kabupaten Kutai Timur, Basuki Isnawan, mengatakan keterlibatan banyak pihak diperlukan agar kegiatan pemuda dan olahraga dapat berkembang hingga ke wilayah kecamatan. Karena itu, pihaknya melakukan komunikasi langsung dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk membuka peluang kolaborasi.
“Saya juga berkeliling kecamatan mengajak multi stakeholder, teman-teman perusahaan untuk bisa bersama-sama berkontribusi,” kata Basuki, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, perusahaan memiliki ruang untuk ikut mengambil bagian dalam mendukung kegiatan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada aspek usaha, tetapi juga dapat diarahkan pada aktivitas yang memberikan ruang bagi pemuda untuk berkegiatan.
Pendekatan tersebut telah dilakukan Dispora di sejumlah kecamatan. Basuki menyebut Kaliorang dan Kaubun menjadi wilayah yang telah dikunjungi untuk membangun komunikasi dengan pihak perusahaan.
“Saya ke Kaliorang, luar biasa teman-teman Indeksi, saya ke Kaubun juga begitu, teman-teman Indeksi juga begitu,” ujarnya.
Basuki mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu cara untuk memastikan kegiatan kepemudaan dan olahraga tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten. Dengan dukungan perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya, kegiatan di kecamatan diharapkan dapat berjalan lebih aktif dan memiliki kesinambungan.
“Saya hadir mengajak teman-teman perusahaan, ayo kita berkolaborasi bareng bagaimana menghidupkan pemuda, menghidupkan olahraga,” jelasnya.
Ia kemudian mengaitkan upaya tersebut dengan capaian Kabupaten Kutai Timur pada 2024 hingga 2025. Pada periode tersebut, Kutim memperoleh Anugerah Prestasi bidang Pemuda dan Olahraga sebagai juara pertama tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
“Terbukti tahun 2024 sampai 2025 kita diganjar prestasi, Anugerah Prestasi bidang Pemuda dan Olahraga juara pertama tingkat Provinsi Kalimantan Timur,” katanya.
Basuki menegaskan capaian tersebut bukan berdasarkan penilaian internal Dispora. Penghargaan diberikan setelah pemerintah provinsi melakukan penilaian terhadap pembangunan sektor pemuda dan olahraga di daerah.
“Yang menilai bukan saya, yang menilai provinsi, mereka melihat pembangunan yang luar biasa tentang pemuda, tentang olahraga, masif, kita bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bagian dari gambaran perkembangan pembinaan pemuda dan olahraga di Kutai Timur. Ke depan, keterlibatan perusahaan dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan terus diperluas agar kegiatan dapat tumbuh hingga tingkat kecamatan dan memberikan ruang lebih besar bagi pemuda untuk aktif. (SH/ADV)
Masukkan alamat email untukmendapatkan informasi terbaru