Share ke media
Advetorial Kutai Timur

Venue Olahraga Kutim Mulai Dilirik, Agenda Hiburan Ikut Masuk

24 Sep 2026 07:00:04307 Dibaca
No Photo

Kutai Timur – Kawasan olahraga Kabupaten Kutai Timur mulai mendapat perhatian lebih luas dari penyelenggara kegiatan. Setelah sejumlah fasilitas dibenahi dan ditata, area tersebut kini tidak hanya dimanfaatkan untuk aktivitas olahraga, tetapi juga mulai dilirik sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai agenda hiburan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kabupaten Kutai Timur, Basuki Isnawan, mengatakan perubahan kondisi kawasan menjadi salah satu alasan meningkatnya ketertarikan pihak luar. Fasilitas yang lebih tertata dinilai memberikan kenyamanan bagi penyelenggara maupun masyarakat yang hadir dalam sebuah kegiatan.

“Orang sekarang mulai berebutan melihat tempat ini lebih baik, kenapa, karena betul-betul tempatnya bagus,” kata Basuki, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, sejumlah aspek pendukung juga telah tersedia untuk menunjang kegiatan dengan jumlah peserta atau penonton yang besar. Di antaranya area parkir yang luas, lingkungan kawasan yang lebih bersih, serta fasilitas toilet yang dinilai cukup memadai.

Kondisi tersebut kemudian membuka peluang kawasan olahraga digunakan untuk kegiatan di luar agenda pertandingan. Basuki menyebut sejumlah event organizer (EO) dari luar daerah mulai melihat kawasan tersebut sebagai alternatif tempat pelaksanaan kegiatan hiburan.

“Contohnya lagi kita lihat akan ada hiburan-hiburan yang akan di sini, pihak-pihak luar EO melihat tempatnya betul-betul bagus,” ujarnya.

Salah satu agenda yang disebut akan berlangsung adalah penampilan Slank pada tanggal 3. Sebelumnya, kawasan olahraga tersebut juga pernah menjadi lokasi kegiatan yang menghadirkan Dewa pada tahun sebelumnya.

“Tanggal 3 nanti ada Slank, tahun lalu ada Dewa, artinya upaya sudah kami lakukan dengan membersihkan kawasan,” jelasnya.

Basuki mengatakan kebersihan dan penataan kawasan menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemanfaatan fasilitas. Ketika kondisi lokasi lebih nyaman, masyarakat maupun penyelenggara kegiatan memiliki alasan lebih kuat untuk memilih kawasan tersebut sebagai tempat pelaksanaan agenda.

“Dengan membersihkan kawasan, orang bisa menggunakan ini, berarti tinggal bersurat dengan kita,” katanya.

Untuk penggunaan kawasan, pihak penyelenggara perlu berkoordinasi dengan Dispora melalui pengajuan kegiatan. Selanjutnya, Dispora akan menyesuaikan permintaan tersebut dengan jadwal penggunaan fasilitas yang telah tersedia.

“Kita akan lihat jadwal, itu banyak, Mas, betul-betul banyak,” ujarnya.

Basuki menilai meningkatnya minat terhadap kawasan olahraga menjadi tanda bahwa pembenahan mulai memberikan perubahan terhadap fungsi fasilitas. Namun, kebersihan, kerapian, serta pengelolaan sarana tetap perlu dijaga agar kawasan dapat terus digunakan untuk berbagai kegiatan.

“Artinya orang sekarang mulai berebutan melihat tempat ini lebih baik,” pungkasnya. (SH/ADV)

Terkini